BRMP Jambi Dorong Modernisasi Pertanian, Pemkot Sungai Penuh Nyatakan Dukungan Penuh
KOTA SUNGAI PENUH - Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melaksanakan Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Swasembada Pangan Kota Sungai Penuh pada Kamis (04/12) di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh. Kegiatan ini turut dihadiri Walikota Sungai Penuh, Alfin, S.H, Wakil Walikota Azhar Hamzah, bersama jajaran OPD dan Stakeholder terkait seperti Dinas TPHP, Dandim 0714 Kerinci, BMKG, BPN, BPS, Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Pupuk Indonesia serta lebih dari 200 peserta dari kalangan PPL, Brigade Pangan, dan pemangku kepentingan lainnya.
Acara dibuka dengan sambutan Ketua Tim Kerja LPMP BRMP Jambi yang mewakili Kepala Balai BRMP Jambi. Dalam penyampaiannya, disampaikan proyeksi bahwa dengan peningkatan Indeks Pertanaman (IP) Jambi menjadi 2,1 serta peningkatan produktivitas menjadi 4,76 ton/ha, Provinsi Jambi berpotensi mencapai swasembada beras dengan produksi 395.656 ton dan surplus 33.806 ton. Meski demikian, masih dibutuhkan cetak sawah baru seluas 10.074 hektare di lima kabupaten untuk mengoptimalkan pencapaian tersebut.
Wakil Walikota Azhar Hamzah memberikan sambutan dan motivasi kepada para penyuluh dan Brigade Pangan, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin ketersediaan pupuk, air irigasi, serta dukungan sarana produksi bagi petani. “Intensifikasi dan ekstensifikasi harus berjalan efektif. Teknologi, benih unggul, alsintan, serta ketersediaan pupuk dan air irigasi harus terjamin agar produksi tidak terganggu,” tegasnya.
Walikota Sungai Penuh, Alfin, juga memberikan arahan dan penguatan, menekankan pentingnya modernisasi dan optimalisasi teknologi pertanian di seluruh proses budidaya. Ia berharap kolaborasi Pemkot dengan BRMP Jambi semakin memperkuat pendampingan kepada petani sehingga produktivitas dan efisiensi dapat terus ditingkatkan.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel yang dimoderatori Kepala Dinas TPHP Kota Sungai Penuh, H. Suarman, S.E., M.M., menghadirkan narasumber Dandim Letkol Inf Eko Budiarto, S.I.P., M.I.P. serta Dr. Endi Putra, S.P., M.Si. Sesi tanya jawab berlangsung aktif dengan berbagai masukan dari PPL dan Brigade Pangan.
Melalui Rakor ini, dirumuskan sejumlah rekomendasi dan tindak lanjut terarah terkait perlindungan lahan, pengawasan saprodi, penguatan sistem pemasaran, pembenahan irigasi, hingga penguatan kelembagaan petani.
BRMP Jambi berharap di tahun yang akan datang ketahanan pangan Kota Sungai Penuh terus meningkat, melalui penguatan kolaborasi, modernisasi pertanian, serta penyelesaian berbagai kendala di lapangan dengan solusi yang tepat dan berkelanjutan.